Dalam game tambang dan simulasi survival di Roblox, manipulasi terrain secara real-time adalah mekanika dasar yang membutuhkan performa tinggi.
Pelajari cara menggali tanah menggunakan `Terrain:FillBall` dan mengatur serpihan batu ringan tanpa membebani server di Luau.
1. Bahaya Pemanggilan Terrain Tanpa Optimasi
Mengubah terrain secara mentah memicu lonjakan jaringan dan perlambatan physics engine.
- Replikasi jaringan tersumbat.
- Perhitungan ulang collision mesh terus-menerus.
- Batu melayang yang merusak imersi.
2. Dasar Matematika: Grid Voxel 4x4x4 & Densitas Okupansi
Roblox membagi terrain dalam blok 4 stud dengan data material dan tingkat okupansi 0.0 hingga 1.0.
- Kuantisasi grid 4 stud.
- Saluran Material & Okupansi.
- BFS untuk mendeteksi tumpuan bedrock.
3. Implementasi Lengkap Skrip Luau
Modul penggalian modular dengan pembatasan frekuensi (cooldown), pengurangan bola, dan partikel batu.
- Pengurangan voxel dengan FillBall.
- Reruntuhan tanpa benturan fisik berat.
- Proteksi anti-spam pemain.
-- Lihat versi bahasa Inggris untuk kode Luau lengkap
4. Integritas Struktural & Runtuhan Gua
Mendeteksi daratan tanpa penopang dan mengubahnya menjadi balok fisik dinamis yang jatuh.
- Pelacakan jangkar ke tanah dasar.
- Konversi batuan runtuh ke Parts.
5. Optimasi Mobile & Jaringan
Menghasilkan efek visual puing hanya di sisi client demi mempertahankan 60 FPS.
- Efek visual via RemoteEvents.
- CanCollide = false untuk semua puing batu.
Frequently Asked Questions
Beda FillBall dan WriteVoxels?
FillBall adalah operasi CSG cepat; WriteVoxels memanipulasi susunan voxel 3D langsung.
Mengapa tepi galian kadang kasar?
Akibat kuantisasi grid 4 stud pada pengurangan biner.
Mencegah penambangan bedrock?
Cek jenis material sebelum melakukan operasi galian.
Menyimpan galian antar server?
Simpan koordinat delta terkompresi di database eksternal.
Apakah serpihan batu bikin lag?
Tidak, asalkan CanCollide dan CanQuery dinonaktifkan.